Berita Wanita Terkini, Fashion News – Page 2 – Gossip dan Berita Aktual
 

Llwork.com – Jika sebuah hal selalu diatas namakan dengan hal yang berkaitan dengan fashion semua akan bisa dikatakan wajar. Sesuatu yang awalnya hanya terlihat biasa saja atau bahkan aneh dengan mengatas namakan fashion bisa laku terjual dengan mahal.

Ditambah lagi jika barang tersebut merupakan keluaran dari brand high end kenamaan. Seperti halnya satu produk tas yang ditawarkan seharga Rp 10 jutaan. Tas plastik mahal satu ini telah dirilis oleh salah satu brand yang beraasal dari Perancis, Celine.

Produk tas satu ini kali pertama terlihat ketika parade busana Spring/Summer 2018 lalu. Pada saat fashion show waktu itu, sebenarnya tas plastik hanya dijadikan salah satu properti model yang memperagakan busana dan tak terlalu menonjol. Namun belakangan Celine di bawah desainer Phoebe Philo memutuskan untuk memasukkannya dalam koleksi yang dijual.

Dengan dibaderol harga yang fantastis yakni $750 atau sekitar Rp 10,2 jutaan, tentu tas plastik itu tidak tampil secara biasa saja. Bisa dilihat dari gambar jika produk tersebut punya material yang lebih tebal dari plastik kebanyakan.

Daya jual satu produk satu ini hanya terletak pada tulisan yang ada di Celine Paris yang hadir di depannya. Adapun tulisan ‘Peringatan, untuk menghindari bahaya sulit bernafas jauhkan tas ini dari bayi dan anak-anak’.

Punya material transparan, tas tersebut memang unik karena akan menunjukkan barang bawaan Anda yang tentunya tidak bisa terlalu banyak. Tas plastik itu juga pantas dimiliki Anda yang ingin belanja dengan gaya maksimal. Meski terlihat biasa saja, bukan tidak mungkin jika tas plastik ini bisa menjadi hot item berikutnya. Apalagi kalau banyak digunakan oleh para artis dan selebgram.

Bekerja sama dengan situs belanja Nordstorm, produk itu dikatakan akan mulai dijual pada bulan Mei mendatang di Amerika Serikat. Belum jelas apakah tas plastik mahal ini juga akan dihadirkan di gerai-gerai Celine atau toko lainnya.

Llwork.com – Bukan suatu pemanangan yang aneh lagi ketika melihat istri Pangeran William tampil dengan kesan anggun. Kate sering menggunakan hair-do yang bernuansa retro. Ranbut panjang indah berarna coklat milik Kate ditata dengan sedemikian rupa sampai terlihat membentuk chignon, seperti konde.

Agar konde tersebut terlihat tertata dengan rapi, hairnet menjadi satu solusi yang pas untuk digunakan. Kate memang sudah biasa mengandalkan hairnet yang terbuat dari jaring-jaring tipis. Saking tipisnya, hairnet yang digunakan oleh Kate hampir tidak terlihat memiliki jaring dan tidak nampak di rambut kalu tidak dilihat dari jarak dekat.

Kate memang sempat terlihat menggunakan hairnet pada kesempatan menghadiri upacara peringatan Somme Centenary di Prancis Juni 2016 silam. Lalu ketika berkunjung ke Belanda, hairnet juga jadi andalannya.

“Kadang, tampilan klasik adalah yang terbaik dan hairnet merupakan contoh sederhana untuk mendapatkan gaya yang maksimal di tengah banyaknya produk-produk berteknologi tinggi,” ujar Meg Potter, kepala departemen kecantikan di toko Superdrug.

Seperti di Inggris sendiri, hairnet juga umumnya dijual dengan harga mulai dari 1 poundsterling atau sekitar Rp 15 ribu. Dan hal tersebut kembali membuktikan jika ingin terlihat cantik tidak harus dengan memakai barang yang harganya mahal.

Llwork.com – Ratu Inggris yang bernama Kate Middleton yang begitu terlihat mempesona pada saat menghairi sebuah acara penghargaan film British Academy Film Awards (BAFTA) 2018 pada Minggu malam (18/2/2018). Namjun pada saat memakai gaun yang menjadi pilihannya Duchess of Cambridge mengundang komentar banyak orang yang melihatnya.

Seperti pada saat acara penghargaan Golden Globe yang digelar bulan lalu, seluruh bintang yang menghadiri acara tersebut memakai pakaian berwarna hitam. Mereka mengenakan baju berwarna hitam bukan tanpa tujuan, melainkan untuk cara memperlihatkan solidaritas dengan kampanye anti pelecehan seksual, Time’s Up.

Untuk seluruh para tamu juga memang diminta untuk datang menghadiri malam penghargaan sineas bergengsi yang dilangsungkan di Inggris itu. Akan tetapi, tidak sedikit poara bangsawan yang saat menghadiri acara itu sedang dalam kondisi mengandung anak yang ketiga dan memilih untuk memakai pakaian dengan warna hijau gelap.

Seperti yang dikenakan oleh istri Pangeran Wiliam, Kate Middleton yang merupakan presiden BAFTA, untuk prosesi tersebut. Walaupun mempesona dengan penampilan mengenakan gaun berwarna hijau tua, tapi tidak sedikit orang yang memperdebatkan tentang yang seharusnya Kate mengenakan gaun berwarna hitam.

“Kecewa pada #KateMiddleton #DuchessofCambridge tidak mengenakan warna hitam pada #EEBAFTA. Ini bukan hal yang politis. Ini hal wanita! #TimesUp #StandTogether,” komentar netizen dengan nama akun Nikki Long

“Saya tahu keluarga kerajaan tidak seharusnya terlibat dengan “protes” atau apapun. Tapi, apakah itu sangat buruk bagi Kate Middleton untuk memakai warna hitam ??? # BAFTAs2018,” kritik Rachel McGrath

“Aku merasa benar dikecewakan (tidak tahu, aku peduli banyak). Mereka mungkin “bangsawan modern” dll tapi ini hanya menunjukkan berapa banyak yang sebenarnya tidak berubah. # BAFTAs2018,” tambahnya.

“Dia terlihat cantik. Gaunnya bagus. TAPI saya sedikit lebih kecewa (dan marah sebenarnya) bahwa dia memilih untuk tidak memakai warna hitam. #TimesUp tidak bersifat politis. Ini tentang hak asasi manusia. Dan bahkan jika itu adalah politik (ya, bukan), ini adalah alasan yang harus dia hadapi,” kritik netizen lainnya.

Sun melaporkan bahwa akan ada dampak jika Duchess of Cambridge ikut mengenakan busana hitam, karena dapat dianggap sebagai pernyataan politik, yang secara ketat bertentangan dengan peraturan keluarga kerajaan. Namun, Kate mengenakan selempang hitam dengan gaun itu, yang oleh beberapa pengamat mode dibaca sebagai caranya untuk membuat pengakuan tanpa membuat pernyataan politik yang terbuka.

Llwork.com – Jika kalian sedang ingin mengikuti gaya fashion yang saat ini sedang digandrungi oleh banyak wanita diseluruh dunia. kalian wajib banget melihat satu gaya yang satu ini.

Mungkin bagi kalian memang sudah tidak asing dengan apa itu track pants atau celana olahraga. Namun berbeda dari yang biasanya, track pants atau celana olahraga yang dimaksud untuk kali ini bukanlah untuk dipakai saat akan olahraga.

Beberapa waktu terakhir ini, banyak para desainer dunia yang telah mengadopsi tren athleisure ke dalam pilihan busana sporty namun tetap glamor dan mewah. Track pants pun diinterpretasi ulang dengan gaya yang lebih kekininan dan luks.

Seperti satu contohnya dari bran ternama Gucci, yakni track pants dengan susunan kancing pada kedua sisinya. Kancing bisa dibuka sehingga menciptakan efek seksi pada pemakainya.

Celana keluaran brand Italia tersebut dijual seharga US$ 2.000 atau sekitar Rp 27 juta.

Versi yang lebih longgar dan louse hadir catwalk Chloe pada 2016 silam. Bagian bawahnya dibuat agak terbelah sedikit sehigga memberikan kesan rileks. Cocok bagi kamu yang suka tampil feminin.

Banyak selebriti ternama, baik lokal maupun internasional yang terlihat memakai celana model ini. Syahrini, Krisdayanti, Bella Hadid, dan Kendall Jenner adalah beberapa di antaranya.

Llwork.com – Untuk kita warga negara Indonesia harus bangga karena memiliki kekayaan dan juga warisan budaya yang begitu melimpah hingga tidak terhitung lagi banyaknya. Dengan kekayaan dan juga warisan budaya tersebutlah menjadi nilai jual tersendiri untuk pasar internasional, terkhusus dibidang mode.

Dengan begitu pula sangat dibutuhkan upaya konsisten dan juga persisten dalam menarasikan keunikan tersebut agar produk mode karya anak bangsa bisa diterima di mancanegara. Deputi Hubungan Antar Lembaga dan Wilayah Badan Ekonomi Kretif Endah W. Sulistianti mengatakan, produk mode Tanah Air cukup diminati di pasar internasional. Terbukti, dari 16 subsektor ekonomi kreatif (ekraf), produk fashion Indonesia memberi sumbangsih terbesar terhadap nilai ekspor ekraf pada 2015, dengan nilai 56 persen.

Menurutnya, ekspor fashion dari tanah air masih bisa sekali dimaksimalkan lagi jika produk yang akan ditawarkan sesuan dengan selera yang ada di pasar internasional.

“Pasar internasional kan sangat kompetitif dan selektif. Khusus untuk pasar Amerika Serikat dan Eropa, mereka suka produk handwoven seperti tenun atau batik, serta yang ramah lingkungan,” kata Endah di kawasan Senopati, Jakarta Selatan, Rabu (7/2/2018).

Selain itu, dengan banyak kain yang menjadi khas Indonesia yang memang terbuat dari bahan pewarna alami. “Kalau kita konsisten dan persisten pada produk ini, semakin banyak orang luar yang tertarik. Keunikan seperti ini yang perlu dinarasikan karena tidak semua negara punya,” tambah Endah.

Bekraf menargetkan industri kreatif dapat menyumbang Rp 1.000 triliun dari total pendapatan domestik bruto (PDB). Berdasarkan data terbaru Bekraf, PDB ekraf pada tahun 2016 sudah mencapai 922,58 triliun dengan nilai kontribusi terhadap PDB Nasional sebesar 7,44 persen.

Untuk PDB ekraf, fashion sendiri memberikan kontribusi sebesar 18,5 persen dan menjadikannya sebagai penyumbang terbesar kedua setelah kuliner. Dengan segala potensinya, sektor fashion pun diharapkan dapat berkontribusi lebih demi mencapai target tersebut.

Llwork.com – Jika pada umumnya para pengantin menikah dengan menggunakan sepatu berhak tinggi, berbeda dengan satu pengantin wanita ini yang lebih memilih sneaker menjadi sepatu yang dia kenakan pada saat hari terpentingnya. Ya, bagi kalian yang berminat untuk menikah dengan menggunakan sepatu sneakers saat ini ada dua brand ternama yang menawarkan sneaker untuk wedding kalian.

Dua brand ternama tersebut yakni Keds dan Kate Spade. Sebelumnya, Keds x Kate Spade New York Glitter, dua merek fashion ternama ini meluncurkan sneakers khusus pengantin. Sepatu baru yang mereka rilis menjadi salah satu alternatif baru untuk kalian yang akan menikah.

Alternatif lain untuk tidak menggunakan sepatu heels di hari bahagia kalian memang sengaja ditawarkan oleh brand satu ini. Ada sebanyak sembilan gaya yang berbeda yang memang ditawarkan. Seri-seri populer Keds seperti lace-up Champion dan the Triple Decker platform slide termasuk di antaranya. Untuk memberi kesan glamor, sepatu-sepatu ini dipercantik dengan detail-detail menarik, mulai dari mutiara, kristal, gliter, lace, hingga aplikasi floral.

Tidak hanya gayanya saja yang banya, untuk warnanya juga tersedia dengan warna putih, krem, blush pink, silver, emas, dan rose gold, sehingga dapat disesuaikan dengan tema gaun pengantin.

Seperti yang telah disampaikan oleh Presiden Keds Gillian Meek, kolaborasi ini hadir sebagai solusi bagi para pengantin yang belakangan cenderung memilih konsep pernikahan kasual.

Tak hanya untuk pengantin, tapi juga bagi mereka yang ingin menghadiri bridal shower atau rehearsal dinners. Koleksi ini juga bisa menjadi opsi hadiah bridesmaid.

“Kami pun senang dapat mengekspansi kolaborasi ini serta koleksi bridal kami yang terinspirasi dari gaun pernikahan,” ujar Gillian Meek.

Koleksi sneakers ini dijual dari harga US$ 80 atau sekitar Rp 1 juta, dan sudah bisa dibeli melalui situs kedua merek tersebut. Kabarnya, sepatu bakal hadir di butik-butik Kate Spade terpilih di seluruh dunia.

Llwork.com – Salah satu brand fashion besar yakni Zara memang sudah sangat dikenal dengan busananya ready to wear stylish yang memang harganya tidak terlalu mahal. Menang dikenal sebagai salah satu brand fashion yang sering sekali mengeluarkan baju-baju fashionable.

Selain itu, tidak jarang juga retailer Spanyol ini kerap merilis produk fashion yang membingungkan. Seperti pada beberapa waktu belum lama ini, Zara telah merilis sebuah rok yang sukses menarik perhatian para penggila fashion yang ada di Asia. Pasalnya rok tersebut mirip dengan sarung yang sering dipakai bapak-bapak di Asia Tenggara atau Asia Selatan. Netizen pun memperbincangkannya di media sosial.

Busana ini dideskripsikan sebagai rok dengan detail draperi di bagian depan, detail slit di bagian hem serta risleting yang tersembunyi di belakang. Di situsnya, item tersebut dijual cukup mahal yakni dengan £69.99 atau sekitar Rp 1,3 jutaan.

Sekilas rok tersebut berwarna cokelat dengan motif garis-garis tersebut terlihat biasa saja. Namun ketika diperagakan oleh model, ‘Check mini skirt’ itu lebih mirip sarung yang suka digunakan para pria dari pada sebuah rok wanita nan stylish. Selain karena paduan warna dan motifnya, rok ini semakin mirip sarung dengan aksen draperi di bagian depan.

Banyak para netizen yang berkomentar terkait dengan rok tersebut. Banyak dari mereka sependapat jika rok ini mirip dengan sarung atau lungi yang sering digunakan pria-pria tua di Asia, termasuk Indonesia, Malaysia, Sri Lanka, Pakistan, Nepal, Thailand, dan lainnya. Biasanya bawahan tersebut digunakan ketika bapak-bapak ingin praktis tapi nyaman tanpa celana.

Selain memperbincangkan kemiripannya dengan sarung, para netizen juga membahas harga rok tersebut. Dibandingkan dengan sarung yang bisa dimiliki seharga mulai dari Rp 18 ribuan, para wanita harus membeli rok ini dengan Rp 1,3 jutaan.

Llwork.com – Pembukaan tahun 2018 ini disambut dengan salah satu label ternama yang telah memperlihatkan sebuah gebrakan dengan meluncurkan satu produk illustration printed. Jika pada sebelumnya, koleksi I.K.Y.K lebih dominan dengan pilihan warna-warna yang terkesan solid dan juga netral. Berbeda dengan saat ini, pihaknya berani mengeluarkan warna yang lebih pastel dengan motif abstrak.

Koleksi yang saat ini merupakan gabungan antara I.K.Y.K dengan STYLEHAUS, sebuah private label besutan JD.ID yang masih termasuk dalam modest fashion khas I.K.Y.K. Dengan koleksi terbarunya tersebut telah menawarkan untuk bisa mengangkat konsep eco friendly.

Dari sebagian yang digunakan untuk bahan koleksi anyar tersebut merupakah bahan dari daur ulang. Koleksi busananya pun bisa dicuci tanpa deterjen, cukup menggunakan air hangat. Sebuah ide cemerlang untuk mengurangi limbah kimia.

STYLEHAUS sudah melakukan produksinya sejak November 2017. Dengan berkolaborasi bersama I.K.Y.K bukan untuk pertama kalinya setelah dulunya pernah juga melakukan kerja sama dengan Barli Asmara.

Kolaborasi pertamanya itu mendapat respon yang bagus dari pasar. Agar lebih variatif, kali ini JD.ID menggandengan I.K.Y.K yang punya mood berbeda dengan Barli Asmara.

“STYLEHAUS menantang kami untuk membuat produk yang berbeda dari biasanya. Kolaborasi ini harus menghasilkan sesuatu yang fresh. Maka dari itu I.K.Y.K mencoba memberikan warna-warna baru dengan illustration printed untuk pertama kalinya,” ungkap Creative Director I.K.Y.K, Anandia Putri, saat acara peluncuran di Qubicle Center, Senopati, Jakarta Selatan, Kamis (25/1/2018).

Koleksi STYLEHAUS X I.K.Y.K terdiri dari 19 pakaian dan 4 jenis scarf. Bahan yang dipakai juga kebanyakan menggunakan bahan katun yang lebih ringan dari koleksi I.K.Y.K terdahulu. Scarf yang diluncurkan menggunakan bahan voal dengan serat yang lebih bertekstur. Warna-warna pastel seperti biru langit, merah muda, dan putih membuat koleksi I.K.Y.K tampak berbeda dari biasanya.

Meskipun koleksi kolaborasi, I.K.Y.K tetap mempertahankan DNA desainnya. Warna-warna earth tone tetap bisa ditemukan pada koleksi pakaiannya. Kita masih bisa menemukan atasan-atasan yang oversized serta outerwear dengan kerutan khas I.K.Y.K. Anandia Putri juga tetap menguatkan modest fashion di koleksi ini, agar bisa dipakai oleh yang berhijab maupun tidak.

Anandia Putri pun mengakui tren scarf motif masih jadi primadona. Namun ia ingin karyanya ini hanya dibuat dalam jumlah terbatas dan eksklusif. Produk scarf dibandrol di harga Rp 299.000 sedangkan pakaiannya berkisar antara Rp 299.000 hingga Rp 798.000.

Llwork.com – Tidak ada wanita yang tidak menginginkan memiliki postur tubuh tinggi. Namun jika dilihat dari sisi lain, ada kesulitan dibalik para wanita yang memiliki sebuah ppstur tubuh yang terkesan tinggi. Salah satu kesulitannya yakni ketika sedang mencari baju yang cocok dengan postur tinggi.

Salah satu wanita yang mempunyai bentuk tubuh yang super tinggi yakni Natalie Matthews asal Inggris memiliki tingi badan 190 cm. Tidak hanya memiliki tubuh yang tinggi saja, dirinya juga mempunyai postur tubuh yang besar.

Berbadan besar dan tinggi dengan ukuran di atas rata-rata, Natalie Matthews kerap kesulitan mendapatkan baju yang benar-benar pas. Dari pengalaman pribadinya tersebut yang begitu sulit mencari baju yang pas untuk dirinya, akhirnya memutuskan untuk membuka brand fashion sendiri, yang ia beri nama Height of Fashion.

Brand yang sengaja didirikan olehnya tersebut khusus menjual pakaian untuk para wanita bertubuh tinggi. Ide menjual pakaian khusus wanita bertubuh besar dan tinggi datang setelah Natalie Matthews melihat adanya pasar yang belum terlalu dilirik kebanyakan brand mainstream. Menurutnya, pasar pakaian jadi sangat sedikit menyediakan produk-produk yang bisa muat dipakai wanita bertubuh tinggi.

Khususnya di Australia, tempat di mana ia tinggal, menurutnya cukup banyak wanita dengan badan besar dan tinggi yang sulit menemukan pakaian dengan ukuran tepat. Untuk mereka lah brand Height of Fashion ia dirikan.

“Keluargaku tinggi-tinggi jadi aku sudah tinggi dari dulu,” kata Natalie.

“Aku merasa sangat tidak percaya diri. Saat SMA, aku menyadari kalau aku berbeda dari kebanyakan teman-temanku. Aku dipanggil juntai atau Big Bird.”

Pilihan pakaian yang sangat terbatas untuk wanita tinggi, membuat Natalie akhirnya menjahit sendiri pakaiannya. Ia bahkan membuat sendiri gaun prom untuk pesta perpisahan SMA. Setelah pindah ke Australia pada 2013, mencari pakaian yang pas untuknya makin sulit. Padahal, wanita-wanita Australia cukup banyak yang bertubuh tinggi seperti dirinya.

“Toko-toko di Amerika, Eropa dan Inggris punya cukup banyak pilihan tapi pengiriman ke Australia tidak begitu banyak. Aku melihat peluang bagus di sini dan aku ingin membuat sesuatu yang bisa membantu wanita-wanita tinggi di Australia,” jelasnya.

Lewat bisnis e-commerce, Natalie akhirnya meluncurkan destinasi belanja online pertama yang didedikasikan khusus untuk wanita bertubuh tinggi. Dia ingin bisnis fashion-nya ini, nantinya bisa menjangkau setiap wanita bertubuh tinggi dan besar di seluruh dunia.

“Aku ingin wanita bertubuh tinggi merasa percaya diri ketika memakai baju-bajuku dan merasa cantik ketika mereka berjalan di tengah kerumunan. Aku menyasar konsumen yang eksentrik, dimulai dari kebutuhan khusus mereka,” kata Natalie.

Lewat brand fashion miliknya, ia juga ingin mengajak brand-brand high street agar ikut tertantang menciptakan produk khusus untuk pasar wanita bertubuh tinggi.

“Sangat banyak wanita bertubuh tinggi yang merasa penampilannya lusuh karena pilihan busana tidak terlalu banyak untuk mereka tapi aku ingin wanita tinggi merasa lebih baik dan seksi dengan baju-baju yang modis,” tuturnya.

“Banyak pakaian plus size tapi menurutku mereka telah melupakan (pasar) untuk wanita tinggi,” pungkasnya.

Llwork.com – Pada sebuah kesempatan Melanie Trump terlihat menggunakan coat dari brand fashion kekenian Acne Studios. Coat yang digunakan oleh Melanie Trump tersebut dipadukan dengan warna hitam, abu-abu serta nude tersebut dibaderol dengan harga yang begitu fantastis yakni US$ 1,500 atau sekitar Rp 20 juta.

Coat yang digunakan orang pertama di Amerika Serikat tersebut terbuat dari bahan kasmir dan wol yang menghangatkan. Coat yang memiliki harga yang lumayan mahal tersebut saat ini sudah laku keras terjual dipasaran.

Padahal sebelum habis, harganya sempat diturunkan hingga 50% menjadi US$ 750 atau sekitar Rp 10 juta. Melania memadankan coat mewahnya itu dengan turtleneck hitam. Selain coatnya yang harganya mewah, penampilan Melania pun tertuju pada sepatunya.

Ia terlihat menggunakan sepatu dari Christian Loubutin. Sepatu bersol merah yang dikenakannya itu seharga US$ 1,295 atau sekitar Rp 17 jutaan. Foto Melania tampil dengan coat Acne Studios dan sepatu Christian Loubutin itu sempat jadi viral.

Bukan karena gaya fashionnya yang mahal, namun karena gambaran foto yang miris. Saat itu, keluarga Trump akan menaiki pesawat. Donald Trump, Melania dan putranya Barron harus menerebos angin yang super kencang.

Mirisnya, Donald yang membawa payung hanya memayungi dirinya sendiri. Sementara Melania dan Barron kerepotan dengan angin. Rambut Melania pun tampak berantakan.

Berita Wanita Terkini, Fashion News ©2018. All Rights Reserved.
Powered by WordPress. Theme by Phoenix Web Solutions