July 2018 – Berita Wanita Terkini, Fashion News
 

Month: July 2018

Llwork.com – Cara berpakaian ala Maudy Ayunda semakin mendunia. Seorang penulis artikel fashion Vogue, Janelle Okwodu, sempat mengulas bagaimana cara berpakaian Maudi Ayunda yang menurut pribadinya berbeda dengan artis kebanyakan.

Artikel yang telah diberi judul dengan “This Indonesian Superstar Has All the Summer Outfit Inspiration You Need”, bisa dibilang Maudy Ayunda telah diakui Vogue sebagai salah satu trendsetter dalam berbusana, khususnya untuk gaya musim panas.

Vogue merupakan merupakan salah satu media paling berpengaruh di ranah gaya hidup, khususnya fashion. Maka ketika Vogue –yang dilabeli sebagai fashion bible– membahas salah satu sosok, bisa dibilang itu menjadi reputasi tersendiri bagi orang tersebut.

Dalam artikel yang diposting oleh Vogue, gaya Maudy Ayunda memeng paling terlihat berbeda dari musisi kebanyakan yang cenderung terlalu eksentrik dan sulit dijangkau. Meskipun pilihan busananya juga kebanyakan datang dari brand high-end seperti Louis Vuitton, Valentino dan Gucci, namun ia lebih suka mengenakan sesuatu yang klasik dan bersahaja.

“Gaya busana Ayunda yang tidak terlalu heboh mungkin dipengaruhi oleh latar belakangnya. Seperti hal nya Selena Gomez dan Zendaya, dia sudah berhadapan dengan kamera sejak kecil, kariernya dimulai saat usianya 11 tahun dengan membintangi drama keluarga Untuk Rena,” tulis Janelle.

Penulis senir di Vogue.com itu juga memuji gaya busana Maudy Ayunda saat berada di atas panggung. Gaun-gaun feminin bak puteri kerap ia kenakan untuk tampil.

Sementara di keseharian, lulusan University of Oxford, Inggris, ini lebih suka bergaya simpel tapi stylish dengan jaket dan sneakers. Simpel, feminin dan stylish, merupakan tiga kunci untuk berbusana ala Maudy Ayunda.

Salah seorang punggawa Liverpool, Joel Matip, dikabarkan saat ini tengah mengalami masalah otot yang mengharuskan dirinya tak dapat melanjutkan kompetisi pra musim bersama klubnya di Amerika Serikat. Taruhan yang kurang baik untuk The Reds.

Kabar ini tentunya menjadi pukulan tersendiri bagi klub berjuluk The Reds. Pasalnya, saat ini kompetisi musim 2018-2019 sudah semakin dekat. Beruntung, berdasarkan konfirmasi yang disampaikan oleh pihak Liverpool menyatakan bahwa cedera tersebut tak terlalu parah.

Sebagai informasi, bahwa cedera yang dialami oleh pemain bersangkutan terjadi saat dirinya tengah memperkuat timnya dalam menghadapi Borussia Dortmund dalam kompetisi Pramusim ICC 2018. Laga tersbut berakhir dengan kekalahan The Reds melalui skor 1-3.

“Meski permasalahan otot yang dialami di kaki bagian atas tidak dianggap sebagai cedera jangka panjang, Matip tidak akan tersedia di dua laga tersisa di Amerika,” demikian Liverpool lewat pernyataannya.

“Dia kemudian akan kembali ke Merseyside dan akan melanjutkan proses penyembuhan di Melwood.” tambahnya.

Dengan begitu, dipastikan laga yang akan menghadapkan antara Liverpool kontra Manchester City serta Man United dalam lanjutan turnamen ICC 2018, skuad asuhan Jurgen Klopp tak akan di perkuat oleh pemain berkebangsaan Jerman tersebut.

Llwork.com – Permasalahan yang saat ini sdeang terjadi antara Kanda dan juga Amerika Serikat ternyata juga berdampak terhadap bisnis fashion milik Ivanka Trump. Salah satu department store yang ada di Kanada telah dikabarkan jika sudah melakukan boikot produk label fashion Ivanka Trump.

Keputusan tersebut telah diambil langsung oleh Hudson’s Bay Company, perusahaan ritel yang juga menaungi department store Saks Fifth Avenue dan Lord & Taylor untuk kawasan Kanada.

Seperti yang telah banyak dikabarkan, perusahaan tersebut sudah mulai menghentikan penjualan produk fashion Ivanka Trump pada situs resmi mereka. Menyusul kemudian, penjualan produk Ivanka di toko-toko.

Pemberlakukan kebijakan tersebut terjadi setelah penetapan tarif dagang Trump yang dinilai merugikan Kanada. Kondisi tersebut semakin ditambah buruk dengan pernyataan Presiden Trump yang dianggap merendahkan Perdana Menteri Justin Trudeau.

Berbagai kampanye pemboikotan produk Trump dan kampanyenya tengah marak bermunculan di Kanada. Salah satu kampanye tersebut adalah Grab Your Wallet. Kampanyenya ‘menyerang’ perusahaan-perusahaan yang punya hubungan bisnis dengan Trump dan kroninya.

Meski Hudson’s Bay Company hanya menyebut performa penjualan produk Ivanka yang buruk menjadi alasan utamanya, banyak yang berasumsi ramainya kampanye pemboikotan dan desakan masyarakat turut ambil andil.

“Terima kasih Hudson’s Bay karena telah mengeluarkan produk Ivanka Trump. Dia tidak boleh bertambah kaya dari uang perempuan Kanada,” kicau seorang netizen di Twitter.

Fokus menjadi penasehat kepresidenan, Ivanka Trump memang telah menyerahkan urusan labelnya kepada orang lain. Namun, ia tetap berhak menerima royalti dari penjualan produknya. Menurut laporan The New York Times, Ivanka mengantongi pemasukan sebesar US$ 5 juta dari bisnis fashionnya tahun lalu.

Llwork.com – Memang belum dalam waktu yang cukup lama dalam menggunakan hijab, artis cantik Vebby Palwinta sudah pintar dalam mengapolikasikan hijab yang pas untuk digunakan dalam setiap kesempatan.

Dirinya pun begitu terlihat telah mempunyai satu gaya yang khas dan juga modis di dalam kesehariannya menggunakan hijab. Vebby juga sering terlihat di setiap acara yang berhubungan dengan fashion hijab terkini.

Untuk kreasi hijab ala Vebby Palwinta juga bisa dijadikan sebagai referensi kalian dalam kegiatan sehari-harinya. Khususnya bagi kamu yang senang memakai hijab segi empat, tak ada salahnya tampil dengan gaya berbeda. Simak gaya Vebby berikut ini.

Gaya Kasual

Gaya praktis makin digemari era ini. Hijab segi empat simpel yang diikat ke belakang pernah menjadi tren awal tahun 2000-an. Kini gaya tersebut kembali disukai para hijabers. Kenakan hijab segi empat seperti Vebby Palwinta untuk kegiatanmu yang padat.

Gaya Spesial

Ingin tampil berbeda? Coba pakai inner ninja, kemudian ikat hijab segi empatmu di depan seperti ini. Agar tak memerlukan jarum pentul, pilih scarf berbahan voal dan inner ninja bahan kaos agar menempel. Pastikan inner ninja dan scarf berwarna senada.

Gaya Syar’i

Hijab segi empat juga bisa dipakai untuk tampilan syar’i. Kenakan scarf dengan satu pin atau bros seperti gaya Vebby Palwinta untuk tampil tertutup dan sopan. Pilih scarf dengan ukuran lebar.

Gaya Feminin

Berikan sentuhan feminin dengan layer cantik di satu sisi hijab. Tampilan Vebby Palwinta yang satu ini juga cocok untuk tampilan syar’i. Gaya feminin seperti ini juga bisa dipakai untuk acara spesial seperti undangan pesta pernikahan.

Gaya Traveling

Untuk tampil kasual tapi tetap spesial, ikat hijab segi empat di bawah dagu seperti gaya Vebby Palwinta ini. Kamu bisa merekatkan terlebih dahulu hijab dengan peniti di bawah dagu atau pakai inner ninja agar menutup aurat dengan rapi.

Llwork.com – Pangeran Harry dan Meghan Markle juga terlihat datang pada saat dilakukannya perayaan kelahiran keponakan barunya, Pangeran Louis Arthur Charles.

Pasangan baru yang belum lama melangsungkan pernikahannya tersebut terlihat menghadiri acara pembaptisan Pangeran Louis Senin, waktu setempat di Chapel Royal, St. James Palace, London.

Terlihat juga pada kesempatan itu penampilan Duchess Meghan yang secara otomatis menjadi sorotan publik dengan mengenakan pilihan dress minimalis bergaya modern. Pada kesempatan kali ini, Meghan memilih untuk memakai gaun rancangan Ralph Lauren dengan kerah boatneck, dan belt tipis warna hijau senada.

Penampilan monokromnya kali ini semakin disempurnakan dengan topi Stephen Jones, sarung tangan kulit sampai sepatu miliknya bernuansa olive green. Di sampingnya, Pangeran Harry tampil senada dengan Pangeran William yang memilih jas biru navy untuk acara sakral tersebut.

Meghan telah mengikuti banyak perayaan di keluarga kerajaan Inggris, bahkan sejak ia masih berstatus sebagai tunangan Pangeran Harry. Ia pun seringkali terlihat bersama dua anak Kate dan William, Pangeran George dan Putri Charlotte di berbagai kesempatan. Meghan dan Harry juga memilih dua keponakannya tersebut sebagai page boy dan bridesmaid di hari pernikahannya.

Sejak Pangeran Harry dan Meghan bertetangga dengan Will dan Kate di Istana Kensington, pasangan baru itu juga memiliki banyak waktu bersama ketiga keponakannya.

Untuk hari pembaptisan Pangeran Louis, Pangeran Harry kabarnya juga membelikan hadiah spesial. Hadiah itu adalah buku Winnie the Pooh edisi pertama karya A.A. Milne dari tahun 1926. Harganya pun tak murah, buku langka tersebut dihargai 8 ribu poundsterling atau sekitar Rp 152 juta.

Llwork.com – Tampilan Nicki Minaj begitu terlihat dari penampilan yang biasanya pada saat menjadi model sampul majalah Elle Amerika. Jika pada kesempatan biasanya dirinya tampil dengan keseksiannya demi memperlihatkan lekuk tubuhnya, kali ini dia lebih tampil tertutup dengan mengenakan scarf di kepalanya.

Meskipun penampilannya tidak secara keseluruhan, scarf yang dipakai Nicki Minaj langsung menarik perhatian. Pelantun ‘Beauty and The Beat’ ini mengenakan scarf panjang dengan nuansa warna burgundy, nevy, dan hijau. Namun, sebagian rambutnya terlihat di bagian depan dan bajunya tampak transparan. Busana yang dipakainya datang dari brand Versace.

Akun Instagram resmi Versace pun mengunggah foto Nicki Minaj saat menjadi sampul Elle ini. “Wrapped in color. @nickiminaj in a fringe bead look with The Clash print motif on @elleusa. Photographer: @karllagerfeld. Styled by @katie_mossman,” tulis akun tersebut di keterangan fotonya.

Dengan foto Nicki yang terlihat beda itulah menarik perhatian para netizen. Sebagian netizen menyebut penampilan musisi 35 tahun itu seperti memakai hijab. “Kirain make hijab,” tutur pengguna Instagram asal Indonesia bernama Adinda PX. “Mirip hijab,” ungkap akun Instagram lainnya bernama Rubers44.

Ada pula netizen yang menyebut penampilan Nicki ini ‘halal’. Sayangnya, Nicki tidak bermaksud untuk tampil berhijab. Pada wawancara eksklusif dengan majalah Elle, Nicki justru mengaku tidak akan memohon maaf atas penampilannya yang seksi.

“Aku senang tampil seksi, aku tidak akan berhenti untuk menjadi seorang ekshibisionis,” tanda Nicki kepada Elle.

Tak hanya penampilan scarf yang membuat Nicki tampil berbeda di sampul majalah itu, tapi juga riasannya. Bertema tahun 1950, pelantun Anaconda itu memakai alis tipis, wing eyeliner, dan warna lipstik merah cabai.

Llwork.com – Sebuah pencapaian kembali diraih oleh seorang wanit yang berprofesi sebagai model asal dari Somalia Halima Aden. Setelah berhasil menjadi model pertama dengan hijabnya yang muncul pada sampul majalah Vogue dan Allure, kali ini Halima telah mendapatkan sebuah kepercayaan untuk di dapuk menjadi Brand Ambassador UNICEF USA.

Halima Aden telah dipercayai sebuah amanat untuk bisa meningkatkan kesadaran tentang pentingnya melindungi hak anak-anak. Hal tersebut begitu terlihat relevan, lantaran Halima Aden telah menghabiskan masa kecil di pengungsian Kakuma selama 7 tahun.

“Kerja sama dengan UNICEF jadi mimpi saya sejak lama. Ini adalah pencapaian yang sangat membanggakan untuk saya,” ungkap Halima Aden.

Pada bulan September 2017 yang lalu, Halima Aden terbang ke Mexico bersama UNICEF. Di sana ia menemui anak-anak pengungsi di Guatemala yang sedang dalam masa penyembuhan psikis pasca gempa di tahun 2017.

Baru-baru ini, ia kembali mengunjungi daerah pengungsian di Kenya bersama UNICEF. Kunjungan Halima kali ini didampingi oleh Teen Vogue yang mendokumentasikan kegiatan Halima di sana.

“Saya pernah jadi pengungsi saat masih kecil, saat itu saya tidak bisa membayangkan trauma yang datang saat dijauhkan dari ibu saya. Keadaan itu sangat rentan dengan eksploitasi dan kekerasan,” ungkap model berhijab pertama di Milan Fashion Week ini kepada Teen Vogue.

Hari ini (03/07/2018), Halima mengumumkan bahwa dirinya resmi menjadi bagian dari Brand Ambassador UNICEF USA sekaligus menjadi sampul majalah Teen Vogue. Halima pun masuk daftar selebriti yang sudah lebih dahulu jadi Brand Ambassador UNICEF seperti Selena Gomez, PINK, Alyssa Milano dan publik figur lainnya.

“Halima Aden dikenal sebagai seseorang yang passionate, rajin, penuh motivasi yang selalu melakukan segala sesuatu dari hati,” ungkap Presiden dan CEO UNICEF USA, Caryl M. Stern.

Cerita masa lalu Halima Aden dan perjuangan hidupnyalah yang membuat UNICEF USA dengan yakin mengajaknya menjadi Brand Ambassador. Menjadi Brand Ambassador UNICEF USA yang juga pernah merasakan pahitnya pengungsian di masa kecil, Halima ingin menekankan bahwa meskipun anak-anak ini berstatus pengungsi tidak berarti mereka berhenti berharap dan bermimpi.

Berita Wanita Terkini, Fashion News ©2019. All Rights Reserved.
Powered by WordPress. Theme by Phoenix Web Solutions